Kebahagiaan seorang guru bukanlah karena uang gaji yang diberikan banyak atau bukan karena muridnya banyak akan tetapi kebahagiaan seorang guru ketika anak didik mereka bisa menjadi apa yg dia inginkan bahkan yg lebih baik.  Ya seperti itulah mungkin kata kata ungkapan hatiku saat ini. Hari ini di awal Bulan agustus ini aku sangat merasakan kebahagiaan yg sangat besar. Sebut saja Eka aku mengajar di salah satu sekolah di pattani Thailand Selatan.  Disini aku ditugaskan untuk mengajar bahasa melayu.  Yah susah sih awalnya karena semua penduduk dan pelajar disini bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa daerah mereka jadi susah untuk mengajarkan bahasa melayu Indonesia. Aku biasa mengajar menggunakan bahasa Indonesia. Yah meskipun banyak bahasa isyaratnya. Akhirnya kuputuskan untuk memulai dari awal dri mengajarkan bahasa Indonesia abjad dari hurf A sampai Z. Dan membutuhkan waktu yang agak lama pula untuk membiasakan nya kepada mereka.  Sehari dua hari mereka sudah mulai terbiasa dengan huruf abjad itu. Aku mulai mengajarkan per kata per suku kata kepada mereka hingga mengajari mereka satu kalimat. Dan pelan pelan aku pin mengajari mereka membaca yg lebih panjang lagi yaitu membaca.  Dua Bulan sudah berlalu aku mengabdi di negeri gajah putih ini hingga di pagi ini aku dikejutkan oleh peserta didik yang mereka menunjukkan karya mereka menggunakan bahasa melayu mereka kepadaku.  Terharu bercampur bahagia rasanya.  Dari yg dlu gak bisa baca sama sekali dan sekarang sudah mulai bisa membaca bahkan membuat satu kreatifitas. Jadi aku membuat program menulis buat mereka setiap dua minggu aku menyuruh mereka untuk menulis apa aja yg mereka mau menggunakan bahasa melayu dan alhamdulillah mereka berhasil. Semoga semuanya dimudahkan oleh Allah buat adek adekku semua. Memang hasil kita tidak akan menghianati usaha yang sudah kita lakukan.  Terus berusaha.  Karena allah bersama orang orang yang menuntut ilmu.  Kamu bisa jika kamu berpikir kamu bisa.