Bekali Generasi Millenial Agar Tak Gampang Ikut Ikutan, HIMA PAI Umsida Gelar Seminar Keren – FAI
October 30, 2019 / Berita

Umsida.ac.id – Peduli kondisi umat dan bangsa, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam gelar seminar bertajuk Seminar Pancasila, Islam dan Sekularisme. Menghadirkan Mochammad Loetfi SH sebagai pembicara, acara yang dimoderatori langsung oleh Muhammad Auliya Rahman, Ketua BEM Fakultas Agama Islam Periode 2018-2019 lalu tersebut mengupas tuntang tentang asal mula sekularisme hingga pandangan Islam terhadap sekularisme itu sendiri. Dalam kesempatannya, Mochammad Loetfi SH mengatakan, “Ini penting sekali untuk dipahami, agar sebagai mahasiswa sekaligus calon pemimpin umat dimasa mendatang tau apa yang harus dilakukan dalam menghadapi arus sekularisme yang kencang seperti sekarang ini,” ujarnya.

Kondisi terkini tentang negara dan Islam yang menarik perhatian tersendiri bagi masyarakat sehingga perlu dilakukannya edukasi terhadap masyarakat,khususnya generasi millenial. “Ada yang mengatakan, jangan mencampur-baurkan politik dan agama,” ujarnya. Hal ini tentu saja patut diluruskan, menurut Pria yang kini aktif membantu tugas dakwah Majelis Tabligh Muhammadiyah Mojokerto di Kab. Mojokerto.

Hal senada juga diungkapkan ketua pelaksana seminar, Akhmad Halim Ilmanto. Menurutnya, tema ini sangat penting dibahas setelah melalui pengkajian terhadap kondisi lapangan pemuda bangsa, sehingga dirasa perlu adanya ladang kajian ilmu yang berkaitan dengan mata kuliah pancasila yang ada di perguruan tinggi muhammadiyah. Dalam kesempatannya ia mengatakan, “Saat ini krisis ideologi pemuda bangsa yang hanya ikut ikutan tanpa tau sebabnya. Terutama keadaan pemuda beragama, yang makin lama makin acuh tak acuh dengan kondisi sekitar, bahkan kondisi Agamanya sendiri,” pungkasnya. Muadz Ahmad, Ketua HIMA PAI juga berharap agar seminar tersebut bukan hanya ajang mencari Point Sistem Kredit Ekstrakulikuler (SKEK) yang menjadi syarat kelulusan mahasiswa Umsida, namun diharapkan juga para mahasiswa dapat mengambil ilmu yang disampaikan pemateri dan terus mengembangkan potensi diri, serta memahami betul islam tidak bisa dipisahkan dari kebangsaan. (Real)

cr: umsida.ac.id

 

Related Post

Type your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *