Fai.umsida.ac.id- kembali menghadirkan INCAFEST 2, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (HIMA PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) hadirkan International Competition of Arabic Festival 2 sebagai ajang kompetisi internasional bahasa Arab yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa bahasa Arab dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri, Selasa, (/18/2/25).
Baca Juga:FAI Umsida Gelar Seminar Internasional: Tekankan Pentingnya Strategi Dalam Bahasa Arab
Dengan mengusung tema “Kreativitas dan Inovasi Gen Z di Era Digital dalam Memperkuat Identitas dan Peradaban Bahasa Arab”, kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan kemampuan akademik, keterampilan jurnalistik, serta kreativitas dalam penguasaan bahasa Arab melalui berbagai kategori perlombaan. Acara ini dilakukan secara online melalui Zoom Meeting.
Sebagai bagian dari FAI Umsida, PBA Umsida berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dalam pembelajaran bahasa Arab, sejalan dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi pendidikan.
Empat Kategori Lomba yang Menarik dan Edukatif
Kompetisi INCAFEST 2 menghadirkan empat kategori lomba utama yang dirancang untuk mengasah berbagai keterampilan mahasiswa dalam bahasa Arab, yaitu:
1. Karya Tulis Ilmiah
Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa dalam kajian bahasa Arab. Artikel ilmiah yang dikirimkan akan dinilai berdasarkan:
- Gramatikal (ketepatan tata bahasa Arab)
- Orisinalitas artikel
- Kesesuaian dengan template dan tema
- Persentase plagiasi maksimal 20%
- Kedalaman dan kebaruan penelitian
2. Qiroatul Akhbar
Kategori ini menguji keterampilan mahasiswa dalam membaca berita berbahasa Arab layaknya seorang penyiar profesional. Penilaian didasarkan pada:
- Kefasihan membaca dan artikulasi
- Intonasi dan ekspresi wajah
- Keselarasan dengan tema berita yang diangkat
3. Konten Kreatif
Lomba ini dirancang untuk menantang peserta dalam menciptakan konten digital yang menarik dalam bahasa Arab dengan durasi 3–5 menit. Video akan dinilai berdasarkan:
- Kesesuaian dengan tema
- Tata bahasa Arab yang digunakan
- Gestur dan ekspresi dalam penyampaian konten
- Kreativitas dan konsep visual yang unik
4. Taqdimul Qishoh (Storytelling dalam Bahasa Arab)
Dalam lomba ini, peserta harus mampu menghidupkan cerita dalam bahasa Arab melalui teknik intonasi suara, ekspresi wajah, dan gestur tubuh. Kriteria penilaian meliputi:
- Teknik Nabr (penekanan suara pada kata tertentu)
- Teknik Tanghim (pengaturan nada suara agar lebih menarik)
- Fleksibilitas dalam ekspresi dan penampilan
- Durasi penyampaian maksimal 5–7 menit
Strategi Sukses HIMA PBA Umsida dalam Meningkatkan Partisipasi Internasional
Agar kompetisi ini semakin luas jangkauannya, HIMA PBA Umsida menerapkan berbagai strategi untuk menarik partisipasi mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri, antara lain:
✅ Promosi Digital yang Kreatif
HIMA PBA memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk menyebarkan informasi seputar INCAFEST 2 melalui video teaser, infografis, serta testimoni dari peserta sebelumnya.
✅ Kerja Sama dengan Universitas Nasional dan Internasional
Panitia mengirimkan undangan resmi ke berbagai universitas baik dalam maupun luar negeri serta menjalin kerja sama dengan organisasi mahasiswa PBA dari berbagai kampus untuk memperluas jaringan peserta.
✅ Hadiah dan Sertifikat Berstandar Nasional dan Internasional
Salah satu daya tarik kompetisi ini adalah hadiah menarik serta sertifikat bergengsi, yang dapat menjadi nilai tambah bagi peserta dalam dunia akademik maupun profesional.
“INCAFEST 2 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi dan kolaborasi bagi mahasiswa bahasa Arab dari berbagai negara. Kami ingin memperkenalkan bahasa Arab melalui inovasi digital yang kreatif dan edukatif,” ujar ketua pelaksana INCAFEST 2
INCAFEST sebagai Jembatan Kolaborasi Mahasiswa Bahasa Arab di Era Digital
INCAFEST 2 hadir sebagai ajang bergengsi bagi mahasiswa bahasa Arab untuk menunjukkan kemampuan akademik dan kreativitas mereka dalam bahasa Arab di era digital. Melalui berbagai kategori lomba yang menarik dan inovatif, kompetisi ini tidak hanya mempererat hubungan antar mahasiswa di Indonesia dan luar negeri, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan bahasa Arab di era modern.
Baca Juga:KKNP 50 Umsida Edukasi Cara Stek Batang Durian Montong di Desa Begaganlimo
FAI Umsida terus berkomitmen dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Arab berbasis inovasi digital lewat Program Studi Pendidikan Bahasa Arab , guna mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ingin menjadi bagian dari mahasiswa berprestasi di FAI Umsida?
Bergabunglah dengan FAI Umsida dan kembangkan potensi terbaikmu untuk bersaing di dunia akademik dan profesional!
📞 Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs resmi admisi.umsida.ac.id atau melalui media sosial Fakultas Agama Islam @faiumsida1