Fai.Umsida.ac.id—Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Umsida menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) 2026 bertema Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Sejarah yang Kritis di Era Society 5.0 pada Sabtu–Minggu (14–15/2/2026).
Kegiatan dimulai di Kampus 1 Umsida, lalu agenda dilanjutkan di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo setelah sesi siang, sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran dan penguatan dinamika organisasi.
Pada pembukaan, peserta mengikuti rangkaian seremoni mulai dari registrasi, pembacaan kalam ilahi, hingga sambutan pimpinan mahasiswa dan pimpinan fakultas. Sejumlah pemateri dihadirkan untuk memperkaya perspektif peserta tentang kepemimpinan, karakter, dan kemampuan berpikir kritis di lingkungan organisasi mahasiswa.
Materi Kepemimpinan dan Penguatan Karakter Mahasiswa
Sesi materi hari pertama diawali dengan pembahasan kepemimpinan oleh Banna Nidhom Ulhaq, S.Pd, dilanjutkan penguatan karakter mahasiswa Islam oleh Prof. Dr. Isa Anshori, M.Si. Rangkaian ini dirancang untuk memperkuat fondasi nilai, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepemimpinan mahasiswa dalam mengelola program kerja organisasi.
Dalam penyampaiannya, Banna Nidhom menegaskan, “Pemimpin mahasiswa tidak cukup aktif di forum, tetapi harus mampu membaca realitas, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas dampaknya.”
Lokasi Dipindah ke SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo
Setelah peserta melaksanakan salat Zuhur, rangkaian kegiatan berpindah dari Kampus 1 Umsida menuju SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo untuk melanjutkan materi dan penguatan praktik berpikir kritis. Pada sesi sore, peserta menerima materi Berpikir Kritis oleh Moch Ilyas Hamdani SPd, dilanjutkan materi Strategi Branding Organisasi oleh Najmy Hanifah SPd, dan Analisis Sosial oleh Muhammad Ridho SPd
Perpindahan lokasi ini juga menjadi ruang pembiasaan disiplin agenda, manajemen waktu, serta koordinasi lintas sie dan peserta, karena seluruh rangkaian berjalan dengan format intensif hingga malam hari melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD) yang dipimpin ketua pelaksana.
Penguatan Kebersamaan Melalui FGD hingga Penutupan
Memasuki malam, peserta menjalani rangkaian penguatan kebersamaan melalui FGD, aktivitas reflektif, hingga agenda pembinaan spiritual seperti salat berjamaah dan mengaji. Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan kebugaran, permainan, dan forum bebas sebagai ruang latihan komunikasi, kolaborasi, serta evaluasi antar peserta.
Kegiatan ditutup pada Minggu (15/2/2026) dengan penutupan resmi, foto bersama, dan kepulangan seluruh panitia serta peserta. Melalui LKMM-TM 2026 ini, BEM FAI Umsida menegaskan komitmennya untuk menyiapkan kader kepemimpinan mahasiswa yang kritis, berkarakter, serta adaptif menghadapi tantangan era Society 5.0.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

























