Fai.umsida.ac.id– IMM FAI Umsida Averroes mengadakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Intelektualitas dengan bedah buku Kelahiran yang Dipersoalkan karya Fathoni A.F pada Sabtu, 18 April 2026.
Baca Juga: Kaprodi S2 MPI Umsida : Workshop Kurikulum Merdeka Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 70 peserta, termasuk kader baru IMM FAI ke-30 dan pimpinan organisasi, yang membahas inti dari buku tersebut dalam kelompok diskusi.
Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi enam kelompok yang masing-masing diberikan tema untuk dibahas. Kelompok 1 hingga 3 mempresentasikan hasil analisis mereka terkait tema-tema dalam buku, yang tidak hanya memuat ringkasan, tetapi juga refleksi kritis dan pemahaman mendalam tentang konteks sosial yang diangkat oleh penulis.
RTL Intelektualitas sebagai Follow-up dari DAD
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Darul Arqam Dasar (DAD) yang bertujuan untuk menutupi kekurangan pemahaman dan memperdalam kompetensi intelektual kader IMM FAI ke-30. IMM FAI Umsida Averroes meyakini bahwa kader yang progresif harus memiliki kemampuan berpikir kritis, bukan hanya sekadar mengikuti perintah organisasi.
Ketua Koorkom IMM Umsida, Muhammad Ghulam Saifulloh dalam sambutannya mengungkapkan, “Dulu saat saya menjadi kader, membedah buku merupakan kewajiban yang harus dilalui secara langsung. Hari ini, meski dilakukan dalam kelompok, semangat itu tetap sama, yakni melatih kader untuk memahami dan menganalisis gagasan secara mendalam.” Hal ini menunjukkan bahwa tradisi intelektual dalam IMM tetap dijaga meski format pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan kader saat ini.
Meningkatkan Kualitas Kader dengan Tradisi Literasi
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Ketua IMM FAI Umsida yang diwakili oleh Sekretaris Umum Immawati Anindita. “Kegiatan ini bukan hanya forum lanjutan dari DAD, tetapi juga untuk menyiapkan kader IMM FAI ke-30 agar memiliki kompetensi intelektual yang lebih kuat. Kami ingin kader tidak hanya semangat, tetapi juga memiliki kemampuan analitis yang menunjang tujuan IMM yang progresif,” ujar Mahasiswi PAI Semester 6 dalam sambutannya.
Dengan lebih dari 70 peserta yang terdiri dari kader baru dan pimpinan, RTL Intelektualitas menunjukkan semangat kebersamaan dan antusiasme dalam membangun kualitas intelektual yang lebih tinggi. Melalui bedah buku, IMM FAI Umsida Averroes berkomitmen untuk mewujudkan kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membaca dan memahami isu sosial yang berkembang.
Menuju Gerakan Intelektual yang Lebih Progresif
Kegiatan RTL Intelektualitas ini bukan hanya sebuah acara tambahan, melainkan langkah konkret untuk memperkuat tradisi intelektual dan memperkuat kualitas kader IMM FAI ke-30. IMM FAI Umsida Averroes berkomitmen untuk terus mendorong pembentukan kader yang progresif, berdaya kritis, dan siap berkontribusi dalam gerakan sosial.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi






















