Fai.umsida.ac.id – Zain Zidan Amir, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), telah terpilih sebagai Ketua Umum Tapak Suci Umsida periode 2025-2026.
Baca Juga: Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di Boarding School Jadi Sorotan Dosen PBA Umsida
Pemilihan ini berlangsung dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) Tapak Suci Umsida yang diselenggarakan pada 24-25 Agustus 2025 di Villa Siloam Trawas.
Komunikasi Efisien dalam Tim untuk Meningkatkan Kinerja Kepengurusan
Muscab kali ini mengusung tema “Strategi Komunikasi Efisien dalam Tim untuk Meningkatkan Kinerja Kepengurusan yang Berintegritas”, yang menggambarkan pentingnya komunikasi yang baik dalam sebuah organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota Tapak Suci Umsida, serta beberapa dosen dari Fakultas Agama Islam. Muscab menjadi ajang penting untuk memilih pemimpin baru dan memperbaharui visi serta misi organisasi.
Zain Zidan Amir terpilih setelah melalui serangkaian pemilihan yang sangat kompetitif. Ia berhasil memenangkan hati para peserta dengan visi dan misinya yang jelas, serta komitmennya untuk memajukan Tapak Suci Umsida. Sebagai mahasiswa aktif di FAI, Zain menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam berbagai kegiatan kampus, dan ia pun berharap dapat membawa Tapak Suci Umsida ke arah yang lebih baik di bawah kepemimpinannya.
Dalam pidato kemenangannya, Zain menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota yang telah mempercayakan amanah kepemimpinan kepadanya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan memfokuskan perhatian pada pembenahan komunikasi internal dalam organisasi, karena komunikasi yang efektif adalah fondasi utama dalam menjalankan program-program kerja.
“Ini adalah amanah yang besar, dan saya berharap dapat bekerja sama dengan seluruh anggota untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas Tapak Suci Umsida. Komunikasi yang baik dalam organisasi akan menjadi kunci keberhasilan kita,” ungkap Zain penuh semangat.
Selain pembahasan mengenai komunikasi organisasi, Muscab Tapak Suci Umsida juga menjadi ajang untuk memperbaharui struktur kepengurusan dan menyusun program kerja ke depan. Acara tersebut dipenuhi dengan diskusi-diskusi strategis mengenai pengembangan Tapak Suci, baik dalam aspek bela diri, organisasi, maupun pengabdian kepada masyarakat. Zain sendiri berencana untuk terus mengembangkan kemampuan anggota melalui pelatihan-pelatihan rutin, serta memperluas jangkauan Tapak Suci kepada masyarakat.
Komitmen Zain Zidan Amir Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan
Zain Zidan Amir, yang saat ini duduk di semester 5 Fakultas Agama Islam (FAI) Umsida, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kinerja Tapak Suci di tingkat kampus maupun di masyarakat. “Sebagai organisasi yang berbasis pada bela diri dan pengembangan karakter, Tapak Suci harus terus berinovasi. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan Tapak Suci kepada masyarakat lebih luas melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan edukatif,” ujar Zain.
Pada kesempatan yang sama, Muscab Tapak Suci juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pengurus, anggota, dan masyarakat sekitar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan organisasi. Komitmen untuk menjaga integritas dan meningkatkan kinerja organisasi menjadi tujuan utama bagi pengurus periode 2025-2026.
Dosen Pembimbing Tapak Suci Umsida, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas hasil Muscab dan berharap agar kepengurusan yang baru dapat membawa Tapak Suci Umsida ke arah yang lebih baik. “Kami sangat mendukung setiap langkah yang diambil oleh pengurus baru, terutama dalam hal peningkatan kualitas komunikasi dan kerja sama tim. Semoga Tapak Suci Umsida semakin berkembang dan berprestasi,” ujar dosen tersebut.
Muscab Tapak Suci Umsida: Momentum Perubahan dan Peningkatan Kinerja Organisasi
Muscab Tapak Suci Umsida kali ini tidak hanya menjadi momen penting dalam memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi katalisator perubahan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Dengan tema yang mengangkat pentingnya komunikasi dalam tim, Muscab ini menegaskan komitmen Tapak Suci untuk terus berkembang dan mengedepankan integritas dalam setiap aspek kegiatannya.
Selama masa jabatannya, Zain Zidan Amir berencana untuk meningkatkan kegiatan pelatihan bela diri, memperbanyak event sosial yang melibatkan masyarakat, dan memperkuat sinergi antar pengurus. Di bawah kepemimpinan Zain, Tapak Suci Umsida diharapkan dapat terus berinovasi, berprestasi, dan menjadi lebih dikenal luas, baik di kalangan mahasiswa maupun di masyarakat.
Baca Juga: Disability Festival 2025 Jadi Ruang Inklusi Mahasiswa Umsida untuk Tunjukkan Kreativitas
Dengan pemimpin yang baru dan semangat yang tinggi, Tapak Suci Umsida siap untuk menghadapi tantangan ke depan dan terus memberikan kontribusi positif bagi kampus serta masyarakat.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi