Konsolidasi Polhukam BEM FAI Umsida Bahas Kasus Dugaan Kekerasan Polisi

Fai.umsida.ac.id-Departemen Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Umsida menggelar konsolidasi internal pada Kamis, 25 Maret 2026, di kawasan Kampus 1 Umsida, Sidoarjo, untuk membahas sorotan publik atas dugaan tindakan sewenang-wenang aparat kepolisian di Kota Tual, Maluku, yang mencuat sejak Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga: Siklus Ramadan 33 Tahun, Pergeseran Waktu dan Keindahan Kalender Hijriah

Konsolidasi digelar sebagai respons cepat atas perkembangan kasus yang kini masuk proses penegakan hukum, sekaligus untuk merumuskan sikap mahasiswa dalam bentuk press release berbasis kata kunci yang disepakati bersama.

Meski dihadiri peserta terbatas karena agenda yang bersifat mendadak, forum menilai diskusi tetap produktif karena fokus pada substansi: bagaimana memastikan penegakan hukum berjalan akuntabel, mencegah pengulangan kekerasan, dan menguatkan tuntutan perbaikan tata kelola keamanan yang taat prosedur. Sejumlah peserta menekankan bahwa isu ini bukan semata insiden lokal, melainkan cermin problem struktural yang berulang, mulai dari penggunaan kekuatan berlebihan hingga lemahnya kontrol dan evaluasi SOP dalam situasi pengamanan, terutama ketika melibatkan anak.

Kasus Tual memantik konsolidasi cepat

Dalam pengantar diskusi, forum merujuk pemberitaan bahwa seorang pelajar berusia 14 tahun di Tual meninggal dunia, sementara saudaranya turut menjadi korban dalam peristiwa yang dikaitkan dengan tindakan kekerasan oleh oknum anggota Brimob. Kasus ini telah memicu respons dari berbagai pihak, termasuk seruan transparansi penanganan perkara, evaluasi SOP penggunaan kekuatan, serta penguatan reformasi kepolisian agar pengawasan berjalan efektif.

Dari sisi proses, Kapolri menyatakan komitmen penanganan secara transparan dan memerintahkan tindakan tegas terhadap pelaku, sementara Komnas HAM menilai sanksi etik saja tidak cukup tanpa pengusutan pidana yang akuntabel. Di saat yang sama, KPAI mendorong evaluasi nasional SOP penggunaan kekuatan, khususnya ketika berhadapan dengan anak, agar kejadian serupa tidak berulang.

Press release Empat kata kunci sikap konsolidasi

Berikut poin inti yang disepakati forum untuk dijadikan press release konsolidasi internal Dep Polhukam:

  1. Transparansi
    Menuntut keterbukaan proses penanganan kasus, mulai dari kronologi, bukti, dasar pasal sangkaan, hingga perkembangan tahap hukum, agar publik dapat mengawasi dan mencegah impunitas. Komitmen transparansi perlu diwujudkan dalam praktik, bukan sekadar pernyataan.

  2. Kesewenangan
    Menolak segala bentuk penggunaan kewenangan yang melampaui batas hukum dan etika profesi, terlebih ketika mengakibatkan korban sipil. Forum menegaskan bahwa pendekatan keamanan harus berbasis perlindungan warga, bukan pembenaran kekerasan.

  3. Prosedur pengamanan
    Mendesak evaluasi dan pembenahan SOP pengamanan, termasuk standar penggunaan kekuatan, mekanisme de-eskalasi, serta perlindungan kelompok rentan seperti anak. Evaluasi SOP dipandang krusial karena kasus ini juga memunculkan dorongan resmi agar Polri meninjau ulang prosedur penggunaan kekuatan dalam patroli/pengamanan.

  4. Reformasi
    Mendorong reformasi kepolisian yang terukur: penguatan pengawasan internal-eksternal, penegakan disiplin dan pidana yang konsisten, serta pembenahan kultur organisasi agar akuntabilitas tidak berhenti di level “oknum”, tetapi menyentuh sistem pencegahan berulangnya kekerasan.

Tindak lanjut di kampus dan arah edukasi publik

Sebagai tindak lanjut, forum menggarisbawahi pentingnya literasi hukum dan HAM di lingkungan kampus agar advokasi mahasiswa tidak jatuh menjadi reaksi emosional, tetapi berbasis data, dokumen, dan rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam konteks ini, konsolidasi internal diposisikan sebagai langkah awal untuk menyusun narasi publik yang disiplin: mengawal proses hukum yang sedang berjalan, menguji klaim institusi melalui rujukan resmi, serta mengangkat agenda pembenahan prosedur pengamanan sebagai isu kebijakan, bukan sekadar kontroversi sesaat.

Baca Juga: Bingung Memahami Mood Swing Saat Puasa? Ini Penjelasan Psikologisnya

Forum juga menekankan bahwa press release akan diarahkan sebagai bahan komunikasi publik yang ringkas dan fokus pada empat kata kunci di atas, sehingga mudah dipahami sekaligus tetap menjaga prinsip kehati-hatian: tidak mendahului putusan pengadilan, namun tegas pada tuntutan akuntabilitas dan pencegahan pengulangan.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Berita Terkini

S2 MPI Umsida Gali Praktik Manajemen Pendidikan di SIKL Malaysia
May 22, 2026By
S2 MPI Umsida Pelajari Tata Kelola Tahfiz di Maahad Nur Hikmah Malaysia
May 21, 2026By
Kunjungan S2 MPI Umsida ke KBRI Kuala Lumpur Bahas Pendidikan Anak PMI
May 20, 2026By
Mahasiswa S2 MPI FAI Umsida Pelajari Manajemen Pendidikan di SESERI Malaysia
May 19, 2026By
S2 MPI Umsida Gelar Visiting dan Guest Lecture Internasional di Malaysia
May 18, 2026By
FAI Umsida Akan Gelar Seminar Internasional. Hadirkan 5 Narasumber dari Berbagai Negara
May 13, 2026By
Immawati IMM FAI dan FIKES Gelar Creative Hangout di Alun Alun Sidoarjo
May 12, 2026By
RTL Humanitas IMM FAI Umsida Dampingi Karakter Siswa Randegan
May 11, 2026By

Prestasi

IMM FAI Umsida Raih Terbaik 3 PK Ormawa dalam Liga Prestasi 2026
May 8, 2026By
Mahasiswa PAI dan IMM FAI Raih Prestasi dalam Awarding Liga Prestasi Umsida 2026
May 7, 2026By
Selamat dan Sukses! FAI Umsida Raih Jabatan Lektor Kepala untuk Tiga Dosen
April 30, 2026By
4 Dosen FAI Umsida Lolos Pendanaan Kemendiktisaintek 2026
April 27, 2026By
Taklukkan Lawan Berpengalaman, Yuhsin Raih Emas Paku Bumi Open 2026
April 14, 2026By
Diuji Mental, Fadlan Azmy Tetap Bawa Pulang Juara 2 Paku Bumi Open 2026
April 13, 2026By
Disiplin dan Fokus Antar Fitri Raih Juara 2 di Paku Bumi Open 2026
April 10, 2026By
Tertinggal Poin Tak Padamkan Semangat Ummu Hani Raih Juara di Paku Bumi Open 2026
April 9, 2026By

Penelitian

Dorong Kemandirian Ekonomi, Ibu-Ibu Aisyiyah Kenongo Dibekali Literasi Bisnis Syariah dan Teknologi AI
February 10, 2026By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By