Fai.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) dan Ma’had Umar bin Khattab Umsida menjalin kerja sama akademik dengan ASAS Institute Quran melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA).
Baca Juga: FAI Umsida Perkuat Jejaring Global Lewat Konferensi Halal Lifestyle
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi FAI Umsida, khususnya dalam bidang pendidikan bahasa Arab, kajian Al-Qur’an, serta pengembangan studi Islam. ASAS Institute Quran hadir dengan pembina Prof Dr Ahmad Muhammad At-Toukhi MA, akademisi internasional yang memiliki perhatian dalam penguatan bahasa Arab dan kajian Al-Qur’an.
MoA ini melibatkan dua unit akademik di lingkungan FAI Umsida, yakni Program Studi PBA yang dipimpin Khizanatul Hikmah SS MPd dan Ma’had Umar bin Khattab yang dipimpin Rizki Yatul Mahmuda BEd MPd. Keduanya memiliki irisan pengembangan yang sama, yaitu penguatan kompetensi bahasa Arab dan pemahaman keislaman bagi mahasiswa.
MoA Perkuat Arah Internasionalisasi FAI Umsida
Dekan FAI Umsida, Dr Ida Rindaningsih MPd, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret FAI Umsida dalam memperluas jejaring akademik internasional. Menurutnya, MoA tidak hanya dimaknai sebagai dokumen kerja sama, tetapi harus menjadi pintu masuk lahirnya program yang berdampak bagi mahasiswa, dosen, dan lembaga.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar FAI Umsida untuk memperkuat pendidikan Islam yang adaptif dan berwawasan global. Kami berharap MoA ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada kegiatan akademik yang nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, PBA dan Ma’had Umar bin Khattab memiliki posisi strategis dalam membangun kultur akademik berbasis bahasa Arab dan studi Islam. Karena itu, kerja sama dengan ASAS Institute Quran dinilai relevan untuk memperkuat arah pengembangan FAI Umsida ke depan.
Dr Ida juga menilai bahwa penguatan bahasa Arab tidak dapat dipisahkan dari penguatan pemahaman Al-Qur’an. Bahasa Arab menjadi pintu penting dalam memahami sumber utama ajaran Islam, sementara kajian Al-Qur’an menjadi fondasi dalam membentuk cara berpikir, akhlak, dan orientasi keilmuan mahasiswa.
PBA Dorong Penguatan Bahasa Arab Berbasis Kolaborasi

Ketua Program Studi PBA Umsida, Khizanatul Hikmah SS MPd, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa MoA dengan ASAS Institute Quran dapat membuka peluang baru bagi Prodi PBA dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Arab yang lebih luas dan kontekstual.
Menurutnya, kerja sama internasional menjadi kebutuhan penting bagi program studi bahasa Arab. Mahasiswa tidak cukup hanya belajar teori kebahasaan di kelas, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman akademik melalui forum, narasumber, dan jejaring yang lebih luas.
“Bagi PBA Umsida, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperkuat kualitas pembelajaran bahasa Arab. Kami berharap ke depan ada program bersama, seperti kuliah tamu, penguatan metodologi pembelajaran, diskusi akademik, dan kolaborasi keilmuan lainnya,” ungkapnya.
Khizanatul menjelaskan, keterlibatan Prof Dr Ahmad Muhammad At-Toukhi MA sebagai pembina ASAS Institute Quran juga menjadi nilai penting dalam kerja sama ini. Kehadiran akademisi internasional tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dan dosen PBA, terutama dalam penguatan bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan bahasa Al-Qur’an.
Melalui MoA ini, Prodi PBA Umsida juga berpeluang memperluas jaringan akademik mahasiswa. Hal ini penting agar mahasiswa PBA memiliki wawasan global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pemahaman yang lebih kuat terhadap dinamika pendidikan bahasa Arab di tingkat internasional.
Ma’had Umar bin Khattab Siapkan Program Berkelanjutan

Selain Prodi PBA, Ma’had Umar bin Khattab Umsida juga menjadi bagian penting dalam kerja sama dengan ASAS Institute Quran. Sebagai lembaga yang berfokus pada penguatan bahasa Arab dan studi Islam, Ma’had memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan akademik yang dekat dengan Al-Qur’an dan khazanah keislaman.
Pimpinan Ma’had Umar bin Khattab Umsida, Rizki Yatul Mahmuda BEd MPd, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan Ma’had. Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan ruang pembelajaran yang tidak hanya menekankan kemampuan bahasa, tetapi juga memperkuat kedalaman pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
“Ma’had Umar bin Khattab berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab dan studi Islam. Melalui MoA ini, kami berharap dapat menghadirkan program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memberi manfaat langsung bagi mahasiswa,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kerja sama dengan ASAS Institute Quran dapat diarahkan pada beberapa bentuk kegiatan, seperti kajian Al-Qur’an, pelatihan bahasa Arab, kuliah tamu, penguatan kurikulum, hingga program akademik bersama yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Baca Juga:Prof Hana: Halal Lifestyle Bukan Sekadar Tren
Dengan adanya MoA ini, FAI Umsida menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama internasional yang produktif. Kolaborasi PBA dan Ma’had Umar bin Khattab bersama ASAS Institute Quran diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan bahasa Arab, memperluas kajian Al-Qur’an, serta mendukung visi FAI Umsida sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berkemajuan.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi


























