Fai.umsida.ac.id- Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) mematangkan rencana kunjungan akademik Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) melalui koordinasi virtual via Zoom pada 27 Maret 2026.
Baca Juga: Halal Bihalal Jadi Jalan Merawat Ukhuwah Menurut UAH
Rapat ini melibatkan Wakil Dekan FAI Umsida Dr. Anita Puji Astutik, Ustadzah Ayunina Mahanani,Lc MH. selaku bidang kemahasiswaan, perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan FAI Umsida, serta pihak USIM. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan teknis pelaksanaan kunjungan akademik yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Koordinasi Awal Perkuat Persiapan Kunjungan
Langkah koordinasi ini menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan kunjungan internasional antara dua perguruan tinggi. Dari pihak FAI Umsida, forum daring itu tidak hanya membahas kesiapan institusi, tetapi juga membuka ruang keterlibatan unsur kemahasiswaan agar agenda yang akan berlangsung nantinya benar-benar terstruktur, komunikatif, dan memberi pengalaman akademik yang kuat bagi kedua belah pihak.
Dalam rapat tersebut, Ustadzah Ayunina Mahanani mewakili bidang kemahasiswaan bersama jajaran pimpinan dan perwakilan organisasi mahasiswa untuk mencermati alur kegiatan, kesiapan penyambutan, serta peran tiap unsur yang akan terlibat saat delegasi USIM datang ke Umsida. Keterlibatan mahasiswa dalam tahap persiapan ini penting, sebab agenda kunjungan bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum pertukaran pengalaman akademik dan budaya antarmahasiswa lintas negara.
Sementara itu, dari pihak USIM, koordinasi turut melibatkan Dr. Siti Syahirah Binti Saffinee. Dalam surat resmi permohonan kunjungan akademik, ia tercantum sebagai Ketua Program Sarjana Muda Syariah (Industri Halal), sekaligus menjadi pihak yang mengajukan agenda kunjungan ke Umsida.
Kunjungan Dijadwalkan Berlangsung 26 Mei 2026
Berdasarkan surat permohonan yang dikirim Fakulti Syariah dan Undang-undang, Universiti Sains Islam Malaysia, kunjungan akademik ke Umsida dijadwalkan pada Selasa, 26 Mei 2026, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Global Islamic Student Outreach yang akan dilaksanakan USIM di Surabaya pada 22–30 Mei 2026. Surat itu juga menyebutkan bahwa peserta kunjungan terdiri atas 20 orang pelajar dan 1 orang pegawai pengiring.
Agenda utama yang diajukan USIM mencakup lawatan ke Halal Centre UMSIDA serta seminar bersama Fakultas Agama Islam. Arah kegiatan ini menunjukkan bahwa kunjungan tidak berhenti pada pengenalan kampus, melainkan diarahkan pada diskusi keilmuan yang relevan dengan bidang syariah, halal, dan penguatan wawasan akademik mahasiswa.
Bagi FAI Umsida, rencana kunjungan ini memiliki nilai strategis. Selain memperluas jejaring internasional, kegiatan ini juga membuka peluang pertemuan gagasan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam konteks pendidikan Islam, pengembangan halal, serta pengalaman organisasi kemahasiswaan.
Pertukaran Budaya dan Ilmu Jadi Fokus Bersama
Dalam surat permohonan tersebut, pihak USIM menjelaskan bahwa kunjungan akademik ini bertujuan untuk mendorong pertukaran budaya antara mahasiswa kedua negara, memperkuat perkongsian ilmu dan pengalaman dalam bidang syariah dan halal, serta mengukuhkan hubungan kerja sama antarinstitusi. Tiga tujuan ini menunjukkan bahwa kunjungan dirancang dengan orientasi jangka panjang, bukan sekadar kunjungan singkat seremonial.
Baca Juga: El Nino 2026 Ancam Sektor Pertanian, Pakar Umsida Ungkap Dampak dan Solusinya
Karena itu, koordinasi yang dilakukan sejak Maret menjadi langkah penting agar seluruh unsur di FAI Umsida memiliki pemahaman yang sama terhadap arah program. Kesiapan pimpinan fakultas, bidang kemahasiswaan, dan organisasi mahasiswa akan sangat menentukan kualitas penyambutan maupun substansi kegiatan saat delegasi USIM hadir di kampus.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi


























