Perbankan

Perbankan Syariah Umsida Dukung Penguatan SDM Insani Melalui Roadshow Literasi Syariah

Fai.umsida.ac.id–  Program Studi Perbankan Syariah menjalin kolaborasi inspiratif dengan PT Bank Permata Syariah dalam kegiatan Roadshow Literasi Syariah bertema “Membangun Kualitas Sumber Daya Insani Syariah” pada Kamis (2/10/2025).

Baca Juga: Haflu Takharuj Ma’had Umar bin Khattab XXXVII Warnai Semangat Ilmu dan Dakwah

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Nyai Walidah Gedung GKB 7 Kampus 3 Umsida ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai program studi dengan antusiasme tinggi.

Kolaborasi Permata Bank dan Umsida Dorong Literasi Keuangan Syariah

Acara menghadirkan dua narasumber nasional dari Permata Bank Syariah, yakni Habibullah Lc SE MSi, Division Head of Sharia Advisory & Governance, dan Dr Asep Supyadillah MAg, anggota Dewan Pengawas Syariah Permata Bank. Turut hadir pula Ninda Ardiani SEI MSEI, Kaprodi Perbankan Syariah Umsida, yang bertindak sebagai moderator dan memberikan tanggapan dari sisi akademisi terhadap materi yang disampaikan.

Dalam paparannya, Habibullah menjelaskan kondisi terkini industri keuangan syariah nasional yang terus mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data OJK, total aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp 10.774 triliun per Juni 2025, dengan pertumbuhan mencapai 12,8% (year on year). Angka ini melampaui laju pertumbuhan keuangan nasional yang hanya 4,7 persen.

“Sektor keuangan syariah tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor konvensional. Ini menandakan bahwa nilai-nilai syariah bukan sekadar konsep, tetapi solusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional,” ujar Habibullah dalam sesi pemaparan data industri

Menurutnya, perbankan syariah Indonesia kini memiliki peran yang semakin strategis dalam sistem keuangan global. Hal ini terlihat dari kontribusi aset Indonesia yang mencapai posisi ke-6 dunia dengan nilai USD162 miliar, menunjukkan kepercayaan dunia terhadap potensi ekonomi syariah nasional.

Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Jadi Fokus Nasional

Lebih lanjut, Habibullah menyoroti pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai faktor kunci pertumbuhan berkelanjutan. Ia menyebut, Indonesia memiliki basis populasi muslim terbesar di dunia, yakni sekitar 87% dari total penduduk atau 244 juta jiwa, yang menjadi captive market potensial bagi pengembangan keuangan syariah

“Indonesia telah menempati peringkat keenam dunia dalam industri keuangan syariah. Capaian ini tidak hanya menunjukkan kekuatan aset, tetapi juga bukti bahwa masyarakat mulai memahami nilai-nilai syariah sebagai pedoman ekonomi yang adil dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menguraikan arah kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2025 yang berfokus pada penguatan economic of scale, efisiensi model bisnis, dan digitalisasi layanan. Menurutnya, dengan diterbitkannya UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) dan POJK Nomor 26 Tahun 2024, perbankan syariah kini dapat memperluas penyertaan modal pada sektor non-keuangan seperti properti, manufaktur, hingga biro perjalanan

“Kebijakan baru ini membuka peluang besar bagi bank syariah untuk menurunkan biaya pembiayaan dan memberikan margin yang lebih menguntungkan bagi nasabah. Ini saatnya perbankan syariah hadir bukan hanya sebagai lembaga intermediasi, tapi juga motor penggerak ekonomi umat,” tegasnya.

Sementara itu, Dr Asep Supyadillah menambahkan bahwa aspek moral dan spiritual tidak boleh dilepaskan dari profesionalisme pelaku industri keuangan syariah.
“Ekonomi syariah bukan hanya soal pertumbuhan aset, tetapi juga keberkahan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat. SDM syariah yang berakhlak dan berintegritas adalah pondasi utama bagi keberlanjutan industri ini,” ungkapnya dalam sesi diskusi.

Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang memahami prinsip maqashid syariah dan mampu menerapkannya dalam konteks ekonomi digital yang dinamis.

Kaprodi Perbankan Syariah Umsida Tekankan Peran Akademisi dalam Transformasi Industri

Sebagai moderator sekaligus akademisi, Ninda Ardiani, S.E.I., M.SEI memberikan tanggapan reflektif atas materi yang disampaikan kedua narasumber. Ia menyebut bahwa sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan menjadi kunci untuk mewujudkan SDM unggul di bidang keuangan syariah.

“Kami di Umsida terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori akad dan prinsip syariah, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi dan regulasi terbaru. UU P2SK menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami perubahan arah kebijakan industri,” ungkap Ninda.

Ia menilai bahwa kegiatan literasi seperti ini sangat bermanfaat untuk membekali mahasiswa dengan wawasan praktis mengenai tantangan dan peluang sektor keuangan syariah di masa depan. “Literasi syariah membuka pandangan mahasiswa bahwa industri ini sedang tumbuh pesat dan membutuhkan tenaga profesional yang tangguh, cerdas, serta berintegritas,” tambahnya.

Menurut Ninda, Umsida berencana memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan untuk menghadirkan program magang, riset terapan, dan pelatihan profesional agar mahasiswa memiliki pengalaman langsung di lapangan. “Kami ingin membangun konektivitas antara teori dan praktik, agar lulusan Perbankan Syariah Umsida siap berperan sebagai agen perubahan dalam ekonomi Islam,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Habibullah menegaskan kembali pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara lembaga keuangan, regulator, dan universitas dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.

Baca Juga: Prof Jainuri: Wali Mahasiswa Juga Sangat Berperan dalam Proses Belajar

“Sinergi antara perbankan syariah dan elemen ekosistem syariah akan menciptakan nilai tambah dan mutual benefit untuk berkembang bersama. Dengan begitu, kita tidak hanya membangun sistem keuangan, tetapi juga membangun peradaban ekonomi berbasis nilai Islam,” tuturnya menutup sesi

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Berita Terkini

Rapat Kerja IMM Averroes 2025–2026 Menegaskan Arah dan Program Organisasi
January 19, 2026By
FAI Umsida Lepas 6 Mahasiswa UniSZA di Program Student Mobility
January 17, 2026By
Perkuat Jejaring Antar-PTMA, Ma’had Umar bin Khattab UMSIDA Terima Benchmarking dari UMP
January 16, 2026By
UMSIDA dan UMP Perkuat Sinergi Akademik Melalui Kerja Sama Prodi Pendidikan Bahasa Arab
UMSIDA dan UMP Perkuat Sinergi Akademik Melalui Kerja Sama Prodi Pendidikan Bahasa Arab
January 15, 2026By
Dekan FAI Umsida Mengunjungi UniSZA, Berikan Kuliah Terbuka kepada Mahasiswa Malaysia
January 14, 2026By
RTL HIMA PBA, Bahasa Arab Menyenangkan Bukan Menyeramkan
January 13, 2026By
Mahasiswa FAI Umsida Tiba Aman di UniSZA, Disambut Hangat Pasca Perjalanan Epik dari Juanda
January 12, 2026By
Resmi Dilantik, IMM Averroes FAI Umsida 2025/2026 Siap Meneguhkan Gerakan yang Relevan & Berdampak
January 11, 2026By

Prestasi

Disiplin dan Manajemen Waktu Mahasiswa FAI Umsida Berbuah Medali Perak Tapak Suci
January 4, 2026By
Dari Kampus ke Arena Yuhsin Amali Buktikan Latihan Konsisten Berbuah Prestasi
January 3, 2026By
Tak Gentar Cedera, Hikmah Sabet Emas di Unesa Pencak Silat Challenge III
December 28, 2025By
Debut di UPSCC III Unesa, Mahasiswa FAI Ini Langsung Sabet Emas
December 27, 2025By
Abdurrasheed Almarruf, Mahasiswa PBA Umsida Raih Medali Perunggu Taekwondo pada Laga Perdana
December 17, 2025By
Angkat Isu Etika Islami, TIM PKM FAI Umsida Raih Juara 3 RSH-2 PIMTANAS PTMA 2025
December 15, 2025By
 2 Mahasiswa FAI Umsida Raih Gold Medal PMAP International Innovation Day 2025 di UniSZA
December 12, 2025By
SMARQ BOARD Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Arab FAI Umsida Tampil di Pameran LLDIKTI 7
November 30, 2025By

Penelitian

Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By
Dosen PGMI Umsida Berikan 7 Tips Untuk Guru Agama Islam di Masa Transisi Endemi
August 19, 2024By