Mahasiswa S2 MPI Umsida Jalankan Go School Standarisasi Tilawati di SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage

Fai.umsida.ac.id— Program Go School yang digagas S2 Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan pendampingan dan standarisasi pembelajaran Tilawati di SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Sidoarjo, pada 8 sampai 18 Desember 2025

Baca Juga: Mahasiswa S2 MPI Umsida Dampingi PAUD Celep Perkuat RPP Administrasi dan Pembelajaran

untuk memperkuat mutu pembelajaran Al-Qur’an melalui supervisi akademik berbasis coaching, penyusunan instrumen penilaian guru, serta pembinaan tindak lanjut yang melibatkan mahasiswa S2 MPI Umsida di bawah bimbingan Dr Eni Fariyatul Fahyuni SPsi MPdI

Pemetaan awal menemukan variasi praktik Tilawati antar guru
Kegiatan wawancara bersama Penjamin Mutu Sekolah. Foto: Chafiid Dhuha

Program Go School dimulai dari pemetaan kondisi awal pembelajaran Tilawati di kelas. Tim pendamping mencatat adanya variasi praktik antar guru, mulai dari perbedaan alur kegiatan klasikal dan baca-simak, ketepatan tajwid serta makharijul huruf, hingga cara pencatatan penilaian harian siswa. Variasi ini berdampak pada ketidakselarasan capaian bacaan Al-Qur’an siswa antar kelas, karena standar koreksi, ritme pembelajaran, dan dokumentasi penilaian belum berjalan seragam.

Pendampingan dilaksanakan oleh mahasiswa S2 MPI Umsida, yakni Dani Arindah Yulianto, M. Alief Zidan Nabil, dan Moch. Chafiid Dhuha. Dalam konteks pendampingan sekolah, posisi mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan program, tetapi juga menjadi penghubung antara kebutuhan manajemen mutu dengan realitas praktik pembelajaran di kelas. Temuan pemetaan tersebut kemudian dijadikan dasar penyusunan langkah standarisasi.

Tujuan utama standarisasi adalah memastikan mutu pembelajaran Al-Qur’an sebagai program unggulan sekolah dapat dirasakan merata oleh siswa di semua kelas. Dengan standar yang sama, capaian bacaan dan kemajuan siswa bisa dipantau lebih adil, serta guru memiliki acuan yang jelas dalam menjalankan metode Tilawati.

Instrumen supervisi dan coaching menjadi kunci penjaminan mutu

Sebagai langkah strategis, tim pendamping bersama pihak sekolah menyusun instrumen supervisi pembelajaran Tilawati. Instrumen ini memuat penilaian menyeluruh terhadap guru, mencakup aspek akhlak dan keteladanan, kemampuan membaca Al-Qur’an, penerapan metode mengajar Tilawati, hingga pengelolaan siswa di kelas. Melalui indikator yang terukur, sekolah diarahkan memastikan bahwa kualitas guru tidak hanya diukur dari kefasihan bacaan, tetapi juga kemampuan menjadi teladan adab tilawah serta menciptakan suasana pembelajaran yang tertib dan kondusif.

Supervisi dalam program ini diposisikan sebagai sarana pembinaan berkelanjutan, bukan sekadar evaluasi administratif. Catatan dan rekomendasi dari supervisor dirancang menjadi dasar coaching, pendampingan, dan pelatihan lanjutan. Dengan mekanisme tersebut, sekolah diharapkan mampu menjaga konsistensi mutu Tilawati antar kelas sekaligus menekan kesenjangan capaian bacaan siswa.

Dalam upaya standarisasi kompetensi guru, pendampingan dilakukan oleh Ustadzah Lina Ma’muroh, Guru Tilawati sekaligus mentor Tilawati pusat. Pendampingan berlangsung melalui dua siklus supervisi akademik berbasis coaching yang meliputi pra-observasi, observasi kelas, pemberian umpan balik, serta tindak lanjut perbaikan. Siklus ini mendorong guru melakukan refleksi praktik mengajar, lalu memusatkan perbaikan pada aspek yang paling berdampak terhadap kualitas pembelajaran.

Kegiatan pemantapan materi dan microteaching juga dilakukan untuk menguatkan keseragaman alur pembelajaran. Dengan ruang latihan yang terarah, guru memperoleh kesempatan memperbaiki teknik koreksi bacaan, ketepatan alur, serta ketertiban pencatatan penilaian.

Evaluasi menunjukkan perbaikan konsistensi dan sekolah siapkan tindak lanjut

Hasil evaluasi internal menunjukkan adanya peningkatan konsistensi praktik pembelajaran Tilawati. Guru menjadi lebih seragam dalam menjalankan alur pembelajaran, lebih terarah dalam memberikan koreksi bacaan, serta lebih tertib dalam pencatatan penilaian harian. Dampaknya, peserta didik memperoleh pembelajaran Al-Qur’an yang lebih terstruktur dan capaian bacaan yang lebih merata antar kelas.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Nur Suciati, menyampaikan bahwa pendampingan ini menguatkan program penjaminan mutu sekolah, terutama pada aspek mutu lulusan dan mutu SDM guru. Ia menilai supervisi berbasis coaching memberi ruang dialog dan perbaikan berkelanjutan dalam praktik pembelajaran. “Supervisi berbasis coaching memberikan ruang dialog dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar penilaian administratif,” ujarnya.

Selama pelaksanaan program, tim pendamping menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu akibat padatnya jadwal sekolah dan perbedaan kemampuan siswa antar kelas. Kendala tersebut diatasi melalui coaching singkat setelah pembelajaran, diferensiasi kelompok baca-simak, serta penggunaan format penilaian yang lebih sederhana dan praktis agar mudah diterapkan secara konsisten.

Sebagai tindak lanjut, Program Go School merekomendasikan beberapa langkah penguatan, antara lain rapat koordinasi Tilawati secara rutin, supervisi akademik berkala setiap semester, pengembangan media pendukung seperti bank audio bacaan, serta dorongan pelatihan lanjutan atau sertifikasi Tilawati bagi guru. Rekomendasi ini diarahkan agar standarisasi tidak berhenti pada program pendampingan, tetapi menjadi sistem sekolah yang berjalan terus-menerus.

Baca Juga: Dari Kampus ke Arena, Atlet Pencak Silat Ini Buktikan Proses Tak Pernah Berkhianat

Program ini menjadi contoh kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan Islam. Bagi mahasiswa S2 MPI Umsida, pendampingan Go School memperlihatkan bagaimana penjaminan mutu dapat diterapkan secara konkret di kelas melalui instrumen yang terukur, supervisi yang membina, serta tindak lanjut yang realistis.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Berita Terkini

Dari Kampus ke Kelas, Mahasiswa S2 MPI Umsida Bantu Tingkatkan Mutu Administrasi & Digitalisasi di MA Al-Muayyad
January 1, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Dampingi PAUD Celep Perkuat RPP Administrasi dan Pembelajaran
December 31, 2025By
Mengkaji Taarudh Al Nash, Visiting Lecturer FAI Umsida Hadirkan Kaprodi PAI UMY
December 30, 2025By
Ustadz Farikh Marzuqi Ammar Tekankan Fiqh Dakwah Digital Pada Visiting Lecturer FAI Umsida 2025
December 29, 2025By
Tak Gentar Cedera, Hikmah Sabet Emas di Unesa Pencak Silat Challenge III
December 28, 2025By
Debut di UPSCC III Unesa, Mahasiswa FAI Ini Langsung Sabet Emas
December 27, 2025By
Ma’had Umar bin Khattab Umsida Perkuat UAE Program sebagai Ruang Latih Bahasa Al Quran dan Percaya Diri Anak
December 26, 2025By
LKMM-TD HIMA Pesya 2025 Bangun Pemimpin Yang Tangguh, Kritis dan Responsif
December 25, 2025By

Prestasi

Tak Gentar Cedera, Hikmah Sabet Emas di Unesa Pencak Silat Challenge III
December 28, 2025By
Debut di UPSCC III Unesa, Mahasiswa FAI Ini Langsung Sabet Emas
December 27, 2025By
Abdurrasheed Almarruf, Mahasiswa PBA Umsida Raih Medali Perunggu Taekwondo pada Laga Perdana
December 17, 2025By
Angkat Isu Etika Islami, TIM PKM FAI Umsida Raih Juara 3 RSH-2 PIMTANAS PTMA 2025
December 15, 2025By
 2 Mahasiswa FAI Umsida Raih Gold Medal PMAP International Innovation Day 2025 di UniSZA
December 12, 2025By
SMARQ BOARD Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Arab FAI Umsida Tampil di Pameran LLDIKTI 7
November 30, 2025By
Wakil Dekan FAI Umsida Mendapat Penghargaan Top 10 Finalis Kompetisi Inovasi Sidoarjo 2025 dengan Inovasi ATAP
November 26, 2025By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By

Penelitian

Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By
Dosen PGMI Umsida Berikan 7 Tips Untuk Guru Agama Islam di Masa Transisi Endemi
August 19, 2024By