Panduan Shalat Gerhana Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah

Fai.umsida.ac.id- Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerbitkan maklumat tuntunan salat gerhana bulan total pada Selasa Wage, 3 Maret 2026 (bertepatan 14 Ramadan 1447 H) yang melintasi wilayah Indonesia.

Baca Juga: Core Values Umsida dan Risalah Islam Berkemajuan Menguat di Kajian Ramadan 1447 H

sebagai pedoman warga dan masyarakat untuk menunaikan salat khusuf secara tertib; pelaksanaannya dilakukan saat gerhana berlangsung, dipimpin imam dengan seruan ash shalatu jami‘ah tanpa azan dan iqamah, serta diakhiri dengan nasihat agar jamaah memperbanyak doa, zikir, istigfar, sedekah, dan amal kebajikan.

Gerhana sebagai tanda kebesaran Allah dan dasar shalatnya

Dalam tuntunan Tarjih, gerhana matahari maupun bulan dipahami sebagai fenomena astronomi yang menjadi tanda kebesaran Allah, bukan pertanda kematian atau nasib buruk seseorang. Karena itu, respons yang dituntunkan adalah kembali kepada Allah melalui salat, zikir, doa, dan istigfar. Prinsip ini ditegaskan melalui rujukan hadis yang menjelaskan bahwa ketika gerhana terjadi, Rasulullah memerintahkan jamaah untuk berkumpul dan menunaikan salat.

Tarjih juga menjelaskan istilah kusuf dan khusuf: dalam tradisi fikih, kusuf sering dipakai untuk gerhana matahari dan khusuf untuk gerhana bulan, meski dalam hadis keduanya kerap dipertukarkan. Intinya, ketika gerhana terlihat oleh suatu kawasan, umat dianjurkan melaksanakan salat gerhana secara berjamaah sebagai wujud penghambaan dan penguatan kesadaran spiritual di tengah peristiwa alam. (Fatwa Tarjih)

Tata cara shalat gerhana dua rakaat dengan dua ruku setiap rakaat

Putusan Tarjih menuntunkan salat gerhana dikerjakan dua rakaat, namun pada setiap rakaat terdapat dua kali berdiri (qiyam) dan dua kali rukuk, sementara sujud tetap dua kali sebagaimana salat pada umumnya. Pelaksanaannya diawali dengan imam meminta jamaah berkumpul melalui seruan “ash shalatu jami‘ah”, lalu salat dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam; tidak ada azan dan iqamah. (MTT)

Rangkaian ringkasnya sebagai berikut:

  1. Imam menyerukan ash shalatu jami‘ah, jamaah bersiap merapatkan saf.
  2. Takbiratul ihram, membaca al-Fatihah dan surat panjang dengan jahar (dilantangkan oleh imam). (Fatwa Tarjih)
  3. Rukuk pertama dengan bacaan tasbih yang dipanjangkan, lalu i‘tidal.
  4. Berdiri lagi, membaca al-Fatihah dan surat panjang lebih pendek dari bacaan pertama, lalu rukuk kedua (tasbih tetap dipanjangkan namun lebih singkat dari rukuk pertama), lalu i‘tidal. (Fatwa Tarjih)
  5. Sujud dua kali, kemudian berdiri mengerjakan rakaat kedua dengan pola yang sama seperti rakaat pertama, lalu salam.

Tarjih menekankan bahwa bacaan, rukuk, dan sujudnya dilakukan dengan tempo lebih panjang dibanding salat biasa sebagai bentuk tadabbur dan penghayatan. Setelah salat selesai, imam menyampaikan khutbah satu kali (bukan dua khutbah) berisi nasihat dan peringatan tentang tanda kebesaran Allah, sekaligus anjuran memperbanyak istigfar, sedekah, serta amal-amal kebaikan.

Waktu pelaksanaan dan jadwal gerhana bulan total 3 Maret 2026

Waktu salat gerhana dimulai sejak gerhana terjadi hingga gerhana berakhir. Tarjih menegaskan, jika kesempatan itu terlewat, tidak ada qadha; dan bila gerhana berakhir sementara salat masih berlangsung, salat tetap diselesaikan dengan bacaan yang dipersingkat. Selain itu, salat gerhana dituntunkan bagi mereka yang mengalami atau berada di kawasan yang dilintasi gerhana, sedangkan yang tidak mengalami gerhana tidak dituntunkan mengerjakannya.

Berdasarkan maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah untuk Selasa, 3 Maret 2026, fase gerhana bulan total (WIB) tercatat: gerhana sebagian mulai 16:50, gerhana total mulai 18:04:26, puncak 18:33:37, gerhana total berakhir 19:02:45, dan gerhana sebagian berakhir 20:17:10. Pada rentang itulah salat khusuf dapat ditunaikan di wilayah yang mengalami gerhana, sembari memperbanyak doa, zikir, dan sedekah.

Baca juga: 3 Fokus Selama Ramadan yang Harus Dijaga Menurut Dosen Umsida

Melalui informasi ini, FAI Umsida mengajak civitas akademika dan masyarakat untuk menjadikan momen gerhana sebagai penguatan ibadah yang terarah: memahami fenomenanya secara ilmiah, lalu meresponsnya secara spiritual sesuai tuntunan Tarjih agar pelaksanaan salat gerhana berlangsung tertib, khusyuk, dan bernilai edukatif.

Referensi

  1. Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah tentang Salat Gerhana Bulan Total Selasa 3 Maret 2026.
  2. Fatwa Tarjih “Tata Cara Pelaksanaan Shalat Gerhana” (Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah). (Fatwa Tarjih)
  3. Tarjih.or.id “Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid tentang Salat Kusufain”. (MTT)
  4. Muhammadiyah.or.id “Waktu dan Tata Cara Salat Gerhana”. (Muhammadiyah)

Berita Terkini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadan Menjadi Momentum Terbaik untuk Beribadah
March 16, 2026By
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
March 15, 2026By
IMM Averroes FAI Umsida Ambil Bagian dalam Sahur On The Road Ramadan 1447 H
March 13, 2026By
IMM Averroes FAI Umsida Tebar Takjil dan Semangat Humanitas Ramadan
March 12, 2026By
Islam Mengajarkan Kemudahan Ibadah dalam Setiap Kondisi Kehidupan Manusia
March 11, 2026By
Perkuliahan Semester Genap FAI Umsida Dimulai 9 Maret 2026
March 9, 2026By
Kajian Ramadan 1447 H, IMM Averroes Ajak Aktivis Mahasiswa FAI Kuatkan Iman
March 7, 2026By
Komisariat Averroes FAI Umsida Semarakkan Milad IMM ke 62
March 6, 2026By

Prestasi

Berkah Ramadan, Mahasiswa FAI Umsida Juara 1 Tahfidz Internasional 30 Juz
March 14, 2026By
Disiplin dan Manajemen Waktu Mahasiswa FAI Umsida Berbuah Medali Perak Tapak Suci
January 4, 2026By
Dari Kampus ke Arena Yuhsin Amali Buktikan Latihan Konsisten Berbuah Prestasi
January 3, 2026By
Tak Gentar Cedera, Hikmah Sabet Emas di Unesa Pencak Silat Challenge III
December 28, 2025By
Debut di UPSCC III Unesa, Mahasiswa FAI Ini Langsung Sabet Emas
December 27, 2025By
Abdurrasheed Almarruf, Mahasiswa PBA Umsida Raih Medali Perunggu Taekwondo pada Laga Perdana
December 17, 2025By
Angkat Isu Etika Islami, TIM PKM FAI Umsida Raih Juara 3 RSH-2 PIMTANAS PTMA 2025
December 15, 2025By
 2 Mahasiswa FAI Umsida Raih Gold Medal PMAP International Innovation Day 2025 di UniSZA
December 12, 2025By

Penelitian

Dorong Kemandirian Ekonomi, Ibu-Ibu Aisyiyah Kenongo Dibekali Literasi Bisnis Syariah dan Teknologi AI
February 10, 2026By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By