Fai.umsida.ac.id- Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14th Championship 2026 yang digelar pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah UGM, Yogyakarta.
Baca Juga: Mahasiswi Umsida Raih Juara 1 Pencak Silat Pakubumi Open Championship 2026
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh PB Event Organizers tersebut menjadi panggung prestasi bagi mahasiswa Umsida, termasuk dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) yang berhasil membawa pulang medali.
Berdasarkan data perolehan medali yang diterima redaksi, kontingen Umsida meraih total 14 medali emas dan 8 medali perak. Dari capaian tersebut, mahasiswa dari lingkungan FAI memberi kontribusi penting dengan meraih delapan medali, terdiri atas tiga emas dan lima perak. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa FAI tidak hanya berkembang di bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi dalam kompetisi olahraga bergengsi tingkat nasional.
Kontribusi kuat mahasiswa PAI dan PBA
Prestasi mahasiswa FAI dalam kejuaraan ini datang dari dua program studi, yakni PAI dan PBA. Untuk kategori medali emas, dua mahasiswa PBA dan satu mahasiswa PAI berhasil menjadi yang terbaik di kelas masing-masing. Mereka adalah Yusuf Naufal Falih dari PBA yang meraih emas pada kategori Tanding Dewasa Putra Kelas B, Yuhsin Amali dari PBA yang meraih emas pada kategori Tanding Dewasa Putra Kelas A, serta Muhammad Dedi Setiawan dari PAI yang meraih emas pada kategori Tanding Dewasa Putra Kelas C.
Sementara itu, lima medali perak bagi FAI diperoleh melalui penampilan kompetitif dari mahasiswa PAI dan PBA di beberapa nomor. Fadlan Azmy Hamzah dari PBA meraih medali perak pada kategori Tanding Dewasa Putra Kelas B. Dari Prodi PAI, medali perak diraih oleh Anggra Surya Prakasa pada nomor Seni Tunggal Dewasa, Al Mudatsir pada kategori Tanding Dewasa Putra Kelas D, Fitri Andriani pada kategori Tanding Dewasa Putri Kelas B, serta Ummu Hani Istiana yang juga meraih perak di kategori Tanding Dewasa Putri Kelas B.
Deretan prestasi itu memperlihatkan bahwa mahasiswa FAI tampil kompetitif baik dalam nomor tanding maupun seni. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa dari rumpun keilmuan keagamaan tetap memiliki ruang luas untuk berkembang dalam bidang olahraga prestasi. Kemenangan ini juga memperlihatkan bahwa semangat juang, disiplin, dan daya saing mahasiswa FAI mampu hadir di arena yang lebih luas, tidak terbatas di ruang kelas maupun forum ilmiah kampus.
Prestasi nonakademik yang menguatkan citra FAI
Ajang Paku Bumi Open sendiri dikenal sebagai salah satu kejuaraan pencak silat yang banyak diikuti pelajar, mahasiswa, dan atlet dari berbagai daerah. Karena itu, keberhasilan mahasiswa FAI Umsida untuk menembus podium menjadi capaian yang layak mendapat perhatian. Dalam dunia pendidikan tinggi, prestasi semacam ini memiliki makna penting karena menunjukkan keseimbangan antara pengembangan intelektual, karakter, dan kemampuan nonakademik mahasiswa.
Bagi FAI Umsida, raihan ini juga menjadi kabar baik yang mempertegas bahwa mahasiswa dari Prodi PAI dan PBA mampu bersaing di tingkat nasional dengan membawa identitas kampus. Kehadiran nama-nama mahasiswa FAI dalam daftar peraih medali menambah daftar capaian positif yang dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkembang sesuai bakat dan minatnya. Semangat berprestasi seperti ini sejalan dengan ikhtiar kampus dalam mendorong mahasiswa menjadi pribadi unggul, tangguh, dan berdaya saing.
Selain menjadi kebanggaan bagi program studi, keberhasilan tersebut juga dapat menjadi energi positif bagi lingkungan fakultas. Prestasi olahraga seperti pencak silat bukan hanya soal kemenangan di arena, tetapi juga tentang pembentukan mental, ketahanan diri, sportivitas, dan konsistensi dalam proses. Nilai-nilai itu dekat dengan karakter yang ingin dibangun dalam pendidikan tinggi, terutama di lingkungan FAI yang menekankan penguatan akhlak, integritas, dan kapasitas diri mahasiswa.
Bukti mahasiswa FAI mampu berprestasi di berbagai bidang
Raihan delapan medali dari mahasiswa PAI dan PBA dalam satu kejuaraan menjadi penanda bahwa potensi mahasiswa FAI Umsida sangat beragam. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, mahasiswa tetap mampu tampil maksimal dalam kompetisi olahraga dan mengharumkan nama institusi. Prestasi ini patut diapresiasi sebagai hasil dari semangat kompetitif, keberanian tampil, dan komitmen untuk menunjukkan kualitas diri di level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Mahasiswa FAI Umsida Borong Juara di Pencak Silat Malang Championship 5
Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain di lingkungan FAI Umsida agar terus mengembangkan potensinya, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi para atlet mahasiswa dari PAI dan PBA ini membuktikan bahwa mahasiswa FAI bisa hadir sebagai pribadi yang tidak hanya kuat dalam pemahaman keilmuan, tetapi juga unggul dalam kompetisi, disiplin dalam proses, dan siap membawa nama baik kampus di berbagai ajang.
Sumber: Data perolehan medali Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14th Championship 2026


























