Tak Lolos SNBP Bukan Akhir, FAI Umsida Buka Peluang Masuk Tanpa Tes

Fai.umsida.ac.id- Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) membuka peluang lebih luas bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui berbagai jalur masuk tanpa tes yang disediakan Umsida.

Baca Juga: Diuji Mental, Fadlan Azmy Tetap Bawa Pulang Juara 2 Paku Bumi Open 2026

Kesempatan ini hadir setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada 31 Maret dan menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) pada 21–30 April 2026.

Bagi siswa yang belum lolos pada jalur nasional, kondisi itu tidak menutup kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Umsida justru menghadirkan sejumlah jalur alternatif yang memberi ruang bagi calon mahasiswa berprestasi, baik akademik maupun nonakademik. Kebijakan ini menjadi angin segar, termasuk bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di lingkungan FAI Umsida.

Direktur Direktorat Admisi Umsida, Dr Didik Hariyanto MSi, menjelaskan bahwa Umsida sejak lama mengadopsi pola seleksi berbasis prestasi sebagaimana diterapkan di perguruan tinggi negeri. Menurutnya, siswa yang masuk melalui jalur prestasi tidak perlu lagi mengikuti tes tambahan karena sebelumnya telah melalui seleksi dari sekolah asal.

“Kita juga menerima jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Jadi seperti PTN, Umsida juga memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk masuk tanpa tes,” jelasnya.

Ia menambahkan, syarat utama bagi calon mahasiswa yang memilih jalur prestasi adalah masuk kategori eligible di sekolah serta memiliki capaian akademik yang baik. Karena itu, siswa yang telah lolos seleksi prestasi tidak perlu menjalani tes ulang di kampus.

“Kalau jalur prestasi ini tidak perlu tes lagi. Mereka sudah diseleksi oleh sekolah dan nilainya sudah di atas rata-rata, jadi kita tidak perlu melakukan tes ulang,” ungkapnya.

Jalur Prestasi hingga Influencer Jadi Pilihan

Selain jalur prestasi berbasis SNBP, Umsida juga membuka jalur masuk melalui hasil UTBK. Kedua jalur tersebut memberi kemudahan bagi siswa untuk melanjutkan kuliah tanpa proses tes tambahan di internal kampus. Namun, jalur prestasi ini hanya berlaku hingga gelombang kedua, yakni pada 1 April sampai 30 Juni 2026.

“Kalau mau masuk lewat jalur prestasi, sebaiknya segera mendaftar di gelombang kedua, karena gelombang ketiga sudah tidak tersedia,” tambah Didik.

Tidak berhenti di situ, Umsida juga menghadirkan inovasi baru dalam penerimaan mahasiswa baru 2026 melalui jalur influencer. Jalur ini masuk dalam kategori prestasi nonakademik dan ditujukan bagi siswa yang memiliki kemampuan di bidang digital, khususnya sebagai kreator konten. Jalur tersebut dibuka dalam waktu terbatas, yakni mulai 15 April hingga 15 Mei 2026.

“Kita sekarang membuka jalur influencer. Ini untuk teman-teman yang punya prestasi di media kreator, misalnya memiliki jumlah followers tertentu,” jelasnya.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa Umsida tidak hanya melihat potensi calon mahasiswa dari nilai akademik semata, tetapi juga dari kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Bagi generasi muda yang aktif di ruang digital, jalur ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan konsistensi berkarya juga dapat menjadi modal untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Meski demikian, tidak semua program studi menerapkan skema tanpa tes. Didik menegaskan bahwa pengecualian berlaku untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi karena pertimbangan kuota serta standar seleksi yang berbeda.

Beasiswa Besar dan Biaya Kuliah Terjangkau

Selain jalur masuk yang fleksibel, Umsida juga menawarkan berbagai skema beasiswa bagi calon mahasiswa. Kuota beasiswa yang disiapkan mencapai sekitar 700 mahasiswa untuk semua jalur. Program tersebut mencakup bantuan bagi mahasiswa kurang mampu, yatim piatu, hingga jalur afirmasi.

“Di Umsida itu banyak jalur beasiswa. Bahkan untuk program seperti bidik misi bisa sampai 20 persen. Jadi sebenarnya peluangnya sangat besar,” jelas Didik.

Dari sisi biaya, Umsida juga menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), sehingga seluruh biaya pendidikan terintegrasi dalam satu pembayaran. Biaya kuliah disebut dapat dimulai dari kisaran Rp2,5 juta per semester, menjadikannya relatif terjangkau bagi masyarakat.

Bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke program studi di FAI Umsida, kondisi ini menjadi nilai tambah yang penting. Selain memperoleh akses pendidikan di kampus unggul, calon mahasiswa juga mendapat peluang lebih besar melalui jalur masuk yang variatif dan dukungan pembiayaan yang lebih ramah.

Kepercayaan Masyarakat terhadap Umsida Kian Meningkat

Antusiasme masyarakat terhadap penerimaan mahasiswa baru Umsida 2026 juga menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, jumlah pendaftar disebut telah mendekati angka 1.000 calon mahasiswa baru. Umsida pun menargetkan sekitar 3.000 mahasiswa baru untuk jalur reguler pada tahun ini.

Menurut Didik, saat ini mulai terlihat perubahan perilaku calon mahasiswa. Banyak siswa tidak lagi menunggu hasil seleksi perguruan tinggi negeri sebelum menentukan pilihan kuliah, tetapi langsung mendaftar ke Umsida karena semakin percaya terhadap kualitas kampus.

Baca Juga: BEM Umsida Turut Kawal 25 Tuntutan BEM PTMAI Zona V kepada DPRD Jawa Timur

“Tahun ini banyak siswa yang langsung mendaftar ke Umsida tanpa menunggu PTN. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas Umsida semakin meningkat,” katanya.

Dengan beragam jalur yang ditawarkan, Umsida memberi fleksibilitas bagi calon mahasiswa untuk memilih pintu masuk yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya. Bagi FAI Umsida, momentum ini sekaligus menjadi peluang untuk menjaring generasi muda yang ingin berkembang di bidang keislaman, pendidikan, dan kepemimpinan dengan akses kuliah yang semakin terbuka.(Romadhona)

Berita Terkini

Disiplin dan Fokus Antar Fitri Raih Juara 2 di Paku Bumi Open 2026
April 10, 2026By
Tertinggal Poin Tak Padamkan Semangat Ummu Hani Raih Juara di Paku Bumi Open 2026
April 9, 2026By
Latihan Konsisten Antar Dedi Juara 1 Paku Bumi Open 2026
April 8, 2026By
Mahasiswa FAI Umsida Matangkan Proposal di PKM Camp 2026
April 6, 2026By
Mahasiswa FAI Umsida Borong Medali di Paku Bumi Open 2026
April 5, 2026By
Pendaftaran Yudisium FAI Umsida Gelombang 1 2026 Resmi Dibuka
April 4, 2026By
FAI Umsida Akan Kedatangan Kunjungan Akademik USIM
April 3, 2026By
PKM FAI Camp Matangkan Proposal Menuju Seleksi Tingkat Universitas
April 1, 2026By

Prestasi

Diuji Mental, Fadlan Azmy Tetap Bawa Pulang Juara 2 Paku Bumi Open 2026
April 13, 2026By
Disiplin dan Fokus Antar Fitri Raih Juara 2 di Paku Bumi Open 2026
April 10, 2026By
Tertinggal Poin Tak Padamkan Semangat Ummu Hani Raih Juara di Paku Bumi Open 2026
April 9, 2026By
Latihan Konsisten Antar Dedi Juara 1 Paku Bumi Open 2026
April 8, 2026By
Cedera Tak Hentikan Yusuf Naufal Rebut Emas Pakubumi Open 2026
April 7, 2026By
Mahasiswa FAI Umsida Borong Medali di Paku Bumi Open 2026
April 5, 2026By
Berkah Ramadan, Mahasiswa FAI Umsida Juara 1 Tahfidz Internasional 30 Juz
March 14, 2026By
Disiplin dan Manajemen Waktu Mahasiswa FAI Umsida Berbuah Medali Perak Tapak Suci
January 4, 2026By

Penelitian

Dorong Kemandirian Ekonomi, Ibu-Ibu Aisyiyah Kenongo Dibekali Literasi Bisnis Syariah dan Teknologi AI
February 10, 2026By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By