Bidang KPK IMM Averroes Soroti Board of Peace

Fai.umsida.ac.id — Bidang Kajian dan Keilmuan (KPK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Averroes Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyuarakan kritik terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang bergabung dalam forum Board of Peace.

Sikap tersebut disampaikan melalui rekaman podcast yang digelar di D’Van Cafe & Dining, Selasa (10/2/2026), dengan menghadirkan Sekretaris Umum IMM Cabang Sidoarjo, Banna Nidham, sebagai narasumber dan Quais sebagai moderator.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi kader IMM dalam merespons isu nasional dan internasional yang dinilai berdampak pada kepentingan publik. Melalui format podcast, KPK IMM Averroes berupaya menghadirkan kajian kritis sekaligus membangun kesadaran politik kader secara argumentatif dan berbasis data.

Kritik atas Keputusan Bergabung

Dalam pemaparannya, Banna Nidham menilai keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dengan Board of Peace tidak tepat. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut berpotensi menimbulkan persepsi yang bertentangan dengan aspirasi sebagian masyarakat Indonesia, khususnya yang konsisten menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

“Keputusan ini tidak bisa dibenarkan jika dilihat dari sensitivitas isu global dan posisi moral bangsa Indonesia yang sejak awal mendukung perjuangan Palestina,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Banna menekankan bahwa kebijakan luar negeri harus mempertimbangkan prinsip keadilan dan keberpihakan terhadap kemanusiaan. Menurutnya, setiap langkah diplomasi memerlukan transparansi serta argumentasi yang jelas agar tidak menimbulkan kegelisahan publik.

Diskusi tersebut juga menyinggung urgensi pemerintah dalam menentukan prioritas kebijakan. IMM, sebagai organisasi kader, menilai bahwa peran mahasiswa tidak berhenti pada sikap reaktif, tetapi harus dilandasi kajian yang matang.

Sorotan Anggaran dan Kondisi Nasional

Moderator Quais dalam sesi dialog menyoroti alokasi anggaran yang disebut mencapai 1 juta USD untuk kepentingan keikutsertaan dalam forum tersebut. Ia mempertanyakan urgensi pengeluaran tersebut di tengah berbagai persoalan dalam negeri.

“Anggaran sebesar itu perlu dipertimbangkan secara etis, apalagi ketika beberapa wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan masih berupaya pulih dari bencana nasional,” ungkapnya.

Pandangan tersebut diperkuat dengan pembahasan kondisi sosial di sejumlah daerah. Salah satu isu yang disorot adalah kasus meninggalnya seorang anak berusia 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikaitkan dengan keterbatasan akses pendidikan dan ekonomi keluarga.

“Seharusnya pemerintah lebih paham mudharat mana yang lebih diprioritaskan,” tegas Banna menutup argumennya.

Isu tersebut menjadi refleksi bahwa kebijakan publik semestinya berpijak pada kebutuhan mendesak masyarakat. IMM Averroes memandang bahwa sensitivitas terhadap persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kebencanaan harus menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan strategis.

Penguatan Kesadaran Aktivis

Podcast yang berlangsung hingga pukul 15.15 WIB itu ditutup dengan evaluasi internal. Hasil rekaman akan didistribusikan kepada seluruh anggota IMM Averroes sebagai bagian dari rencana tindak lanjut organisasi.

Ketua Bidang KPK IMM Averroes menyampaikan bahwa forum ini tidak sekadar menjadi ruang ekspresi, tetapi juga wahana penguatan literasi politik dan kesadaran kritis kader. Melalui media digital seperti podcast, IMM berupaya menghadirkan diskursus yang lebih luas dan terukur.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam yang menempatkan kajian ilmiah sebagai dasar sikap. KPK IMM Averroes menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan bentuk oposisi semata, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.

Dengan memanfaatkan platform digital, IMM Averroes berharap diskusi ini tidak berhenti pada ruang internal, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi generasi muda dalam melihat dinamika kebijakan nasional dan global secara lebih kritis dan objektif.

Penulis: Aruma

Editor: Akhmad Hasbul Wafi

Berita Terkini

Immawati IMM Averroes dan Avicenna Gelar Creative Hangout di Alun Alun Sidoarjo
May 12, 2026By
RTL Humanitas IMM FAI Umsida Dampingi Karakter Siswa Randegan
May 11, 2026By
IMM FAI Umsida Raih Terbaik 3 PK Ormawa dalam Liga Prestasi 2026
May 8, 2026By
Mahasiswa PAI dan IMM FAI Raih Prestasi dalam Awarding Liga Prestasi Umsida 2026
May 7, 2026By
PP Muhammadiyah Imbau Efisiensi dan Budaya Hidup Hemat
May 6, 2026By
Pendaftaran KISWAH 2026 HIMA PAI Umsida Resmi Dibuka
May 5, 2026By
FAI Umsida Dampingi KKG PAI Kab.Pasuruan Kuasai Pembelajaran Digital
May 1, 2026By
Selamat dan Sukses! FAI Umsida Raih Jabatan Lektor Kepala untuk Tiga Dosen
April 30, 2026By

Prestasi

IMM FAI Umsida Raih Terbaik 3 PK Ormawa dalam Liga Prestasi 2026
May 8, 2026By
Mahasiswa PAI dan IMM FAI Raih Prestasi dalam Awarding Liga Prestasi Umsida 2026
May 7, 2026By
Selamat dan Sukses! FAI Umsida Raih Jabatan Lektor Kepala untuk Tiga Dosen
April 30, 2026By
4 Dosen FAI Umsida Lolos Pendanaan Kemendiktisaintek 2026
April 27, 2026By
Taklukkan Lawan Berpengalaman, Yuhsin Raih Emas Paku Bumi Open 2026
April 14, 2026By
Diuji Mental, Fadlan Azmy Tetap Bawa Pulang Juara 2 Paku Bumi Open 2026
April 13, 2026By
Disiplin dan Fokus Antar Fitri Raih Juara 2 di Paku Bumi Open 2026
April 10, 2026By
Tertinggal Poin Tak Padamkan Semangat Ummu Hani Raih Juara di Paku Bumi Open 2026
April 9, 2026By

Penelitian

Dorong Kemandirian Ekonomi, Ibu-Ibu Aisyiyah Kenongo Dibekali Literasi Bisnis Syariah dan Teknologi AI
February 10, 2026By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By