Tips Khatam Al Quran di Bulan Ramadan Agar Lebih Terukur

Fai.umsida.ac.id – Banyak orang punya niat kuat untuk lebih dekat dengan Al Quran saat Ramadhan, tetapi sering kandas karena target terlalu besar dan tidak punya pola yang jelas.

Baca Juga: 3 Amalan Ramadan Yang Dapat Meningkatkan Taqwa

Menjawab kebutuhan itu, perlu untuk menyusun target tilawah yang lebih terukur selama bulan suci. Panduan ini menyajikan opsi target bacaan harian yang dibagi per waktu shalat, mulai dari 2 lembar hingga 1 juz setiap kali shalat, sehingga peluang khatam selama Ramadan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Wakil Dekan FAI Umsida, Dr Anita Puji Astutik, menilai bahwa Ramadhan adalah momen strategis untuk membangun kebiasaan yang sering sulit dijaga di luar bulan suci. Menurutnya, banyak orang memiliki niat kuat untuk lebih dekat dengan Al Quran, tetapi tidak sedikit yang gagal karena target terlalu besar atau tidak punya pola yang jelas.

“Target itu penting, tetapi lebih penting lagi cara menyusunnya. Kalau terlalu berat, biasanya semangatnya hanya di awal. Tabel ini dibuat agar tilawah terasa realistis, ringan, dan bisa dijalankan dengan konsisten,” ujar Dr Anita saat diwawancarai, Jumat

Membagi Target Berdasarkan Waktu Shalat

Dr Anita menjelaskan, konsep utama tabel tersebut adalah memecah target besar menjadi bagian kecil yang bisa dilakukan berulang setiap hari. Karena itu, panduan ini menggunakan patokan lima waktu shalat: Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

Dalam tabel, target paling dasar untuk khatam satu kali dalam Ramadhan disusun dengan membaca 2 lembar setiap selesai shalat fardhu. Sementara itu, bagi yang ingin meningkatkan capaian, tersedia opsi 4 lembar (target khatam dua kali), 6 lembar (tiga kali), 8 lembar (empat kali), hingga 1 juz setiap waktu shalat (lima kali khatam).

“Ini bukan soal siapa yang paling banyak. Yang kami dorong adalah pola. Dengan pembagian berdasarkan waktu shalat, ritmenya jelas, dan peluang istiqamahnya jauh lebih besar,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tabel tersebut menggunakan acuan mushaf yang dalam 1 juz terdiri dari 10 lembar atau 20 halaman, dengan 15 baris per halaman. Dengan acuan itu, pembaca bisa menghitung target secara konsisten tanpa bingung pembagiannya.

Kunci Ramadan Bukan Kecepatan, Tapi Istiqamah

Dalam wawancara itu, Dr Anita menekankan bahwa keberhasilan khatam tidak ditentukan oleh kecepatan atau jumlah besar semata, tetapi oleh konsistensi yang dibangun dari hari ke hari. Ia mengingatkan agar civitas akademika FAI Umsida tidak terjebak pada target ambisius yang berakhir putus di tengah jalan.

“Kalau baca sedikit tapi rutin, itu jauh lebih kuat dampaknya. Ramadhan mengajarkan disiplin spiritual. Tilawah yang terjadwal akan melatih kita menjaga komitmen,” ucapnya.

Menurutnya, tabel ini juga bisa menjadi alat refleksi: jika target hari ini belum tercapai, pembaca bisa mengevaluasi kapan waktu terbaik untuk mengganti atau mengejar ketertinggalan. Dengan begitu, tilawah tetap berjalan tanpa tekanan yang berlebihan.

Ia mendorong mahasiswa untuk menjadikan Ramadhan sebagai periode “latihan” membangun kebiasaan baik, bukan sekadar mengejar angka khatam. “Khatam itu tujuan, tetapi yang lebih penting adalah hubungan dengan Al Quran. Membaca, memahami, lalu membawa nilainya ke keseharian,” katanya.

 Ramadan yang Lebih Bermakna

Melalui pembagian target yang fleksibel, FAI Umsida berharap panduan ini dapat dipakai oleh berbagai kalangan, mulai dari yang baru membiasakan tilawah rutin hingga yang ingin meningkatkan intensitas bacaan. Dr Anita menilai pendekatan bertahap adalah cara paling masuk akal untuk menjadikan Al Quran sebagai bagian dari rutinitas harian.

Baca Juga: Gorengan Tiap Buka Puasa, Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Ahli

“Silakan pilih target yang sesuai kondisi. Yang utama bukan memaksa, tapi menjaga. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi cahaya, dan Ramadhan ini benar-benar menjadi bulan kembali kepada Al Quran,” pungkasnya.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Berita Terkini

Kerjasama FAI Umsida dan KKG PAI Sidoarjo Buka Kesempatan Beasiswa S1 dan S2 MPI
April 28, 2026By
4 Dosen FAI Umsida Lolos Pendanaan Kemendiktisaintek 2026
April 27, 2026By
Sapa Immawati IMM FAI Umsida Satukan Ukhuwah dan Kebersamaan
April 24, 2026By
Wakil Dekan FAI Umsida Tekankan Makna Kurikulum Merdeka bagi Guru PAI
April 23, 2026By
HIMA PAI Umsida Tanamkan Kepedulian Lingkungan di SDN Banjarpanji
April 22, 2026By
IMM FAI Umsida Gelar RTL Intelektualitas untuk Perkuat Kader yang Progresif
April 21, 2026By
Kaprodi S2 MPI Umsida : Workshop Kurikulum Merdeka Tingkatkan Kualitas Pendidikan
April 20, 2026By
Dekan FAI Umsida Tekankan Deep Learning dalam Pembelajaran PAI SD
April 17, 2026By

Prestasi

4 Dosen FAI Umsida Lolos Pendanaan Kemendiktisaintek 2026
April 27, 2026By
Taklukkan Lawan Berpengalaman, Yuhsin Raih Emas Paku Bumi Open 2026
April 14, 2026By
Diuji Mental, Fadlan Azmy Tetap Bawa Pulang Juara 2 Paku Bumi Open 2026
April 13, 2026By
Disiplin dan Fokus Antar Fitri Raih Juara 2 di Paku Bumi Open 2026
April 10, 2026By
Tertinggal Poin Tak Padamkan Semangat Ummu Hani Raih Juara di Paku Bumi Open 2026
April 9, 2026By
Latihan Konsisten Antar Dedi Juara 1 Paku Bumi Open 2026
April 8, 2026By
Cedera Tak Hentikan Yusuf Naufal Rebut Emas Pakubumi Open 2026
April 7, 2026By
Mahasiswa FAI Umsida Borong Medali di Paku Bumi Open 2026
April 5, 2026By

Penelitian

Dorong Kemandirian Ekonomi, Ibu-Ibu Aisyiyah Kenongo Dibekali Literasi Bisnis Syariah dan Teknologi AI
February 10, 2026By
Pameran Inovasi Berdampak
4 Inovasi FAI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI Wilayah VII
November 25, 2025By
ghibah
Mahasiswa FAI Umsida Kembangkan Model Pengendalian Ghibah Syar’i untuk Bangun Budaya Etika Islami
October 16, 2025By
Abdimas FAI Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah Wonoayu melalui Model Flipped Classroom
May 6, 2025By
Tim Abdimas FAI Umsida Lakukan Pelatihan Marketing Untuk Memberdayakan Unit Usaha Wakaf Produktif
September 11, 2024By
Bahas Psikologi Belajar, Dosen FAI Umsida Lakukan Abdimas Internasional di Malaysia
September 4, 2024By
Abdimas Internasional di PCIM Malaysia, Dosen Pesya FAI UMSIDA Lakukan Literasi Keuangan Bersama PMI
September 3, 2024By
Para Orang Tua ABK Ikuti Sosialisasi Penelitian Website Theraphy Al-Qur’an Bersama PAI Umsida
September 2, 2024By